Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lampung Timur menyelenggarakan pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil dengan produk layanan di antaranya:

  1. Pelayanan Pendaftaran Penduduk

1.1. Penerbitan Kartu Keluarga

1.2. Penerbitan E-KTP

1.3. Penerbitan Kartu Identitas Anak

1.4. Penerbitan Surat Keterangan Kependudukan

  1. Pelayanan Pencatatan Sipil

2.1. Kelahiran

2.2. Lahir Mati

2.3. Perkawinan

2.4. Pembatalan Perkawinan

2.5. Perceraian

2.6. Pembatalan Perceraian

2.7. Kematian

2.8. Pengangkatan Anak

2.9. Pengakuan Anak

2.10. Pengesahan Anak

2.11. Perubahan Nama

2.12. Perubahan Status Kewarganegaraan

2.13. Pembetulan Akta

2.14. Pembatalan Akta

 Pengertian, Syarat dan Prosedur Pendaftaraan Penduduk dan Pencatatan Sipil

1.1. Kartu Keluarga

Kartu keluarga adalah kartu identitas keluarga yang memuat data tentang susunan, hubungan dan jumlah anggota keluarga. Kartu keluarga wajib dimiliki oleh setiap keluarga. Kartu ini berisi data lengkap tentang identitas kepala keluarga dan anggota keluarganya.

Prosedur dan tata cara mengurus kartu keluarga (KK) untuk WNI

A. Penerbitan KK

  • Melaporkan susunan keluarga kepada instansi pelaksana melalui Kepala Desa dan Camat
  • Mengisi formulir F1.01 yang ditandatangani Kepala Desa/ Sekdes dan Camat/ Sekcam
  • Surat keterangan pindah datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI
  • Dokumen pendukung (ijazah, akta nikah, akta kelahiran, akta kematian, dll) 

B. Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga dalam KK bagi penduduk yang mengalami kelahiran

  • KK lama
  • Surat keterangan lahir (Bidan/ Rumah Sakit/ Kepala Desa)

C. Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga untuk menumpang ke dalam KK

  • KK lama
  • KK yang akan ditumpangi
  • Surat keterangan pindah datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI
  • Surat keterangan datang dari luar negeri bagi WNI yang datang dari luar negeri karena pindah
  • Dokumen pendukung (ijazah, akta nikah, akta kelahiran, akta kematian, dll)

D. Perubahan KK karena penambahan anggota keluarga bagi WNA untuk menumpang dalam KK warga negara Indonesia atau orang asing

  • KK lama atau KK yang ditumpangi
  • Paspor
  • Izin tinggal tetap
  • SKCK bagi orang asing tinggal tetap
  • Dokumen pendukung (ijazah, akta nikah, akta kelahiran, akta kematian, dll)

E. Penerbitan KK baru untuk penduduk orang asing

  • Izin tinggal tetap
  • Buku nikah/ kutipan akta perkawinan atau kutipan akta perceraian
  • Surat keterangan pindah bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI

F. Perubahan KK karena pengurangan anggota keluarga dalam KK (meninggal)

  • KK lama
  • Surat keterangan kematian
  • Surat keterangan pindah/ pindah datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah NKRI

G. Perubahan KK karena hilang atau rusak

  • Surat keterangan kehilangan dari Kepala Desa atau Pihak Kepolisian
  • KK yang rusak
  • Fotocopy dokumen kependudukan dari salah satu anggota keluarga
  • Kartu izin tingal tetap bagi penduduk asing
  • E-KTP

1.2. Penerbitan E-KTP

Kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) adalah kartu tanda penduduk yang dilengkapi cip yang merupakan identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana. Dalam KTP-el tersimpan cip yang memuat rekaman elektronik data perseorangan yang terdiri dari sidik jari, iris mata, tanda tangan dan foto.

Prosedur dan tata cara mengurus E-KTP

A. Penerbitan E-KTP baru bagi penduduk WNI

  • Telah berusia 17 tahun, sudah kawin atau pernah kawin
  • KK

B. Penerbitan E-KTP baru bagi penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap

  • Telah berusia 17 tahun, sudah kawin atau pernah kawin
  • KK
  • Dokumen perjalanan
  • Kartu izin tinggal tetap

C. Penerbitan E-KTP karena pindah datang bagi penduduk WNI dalam wilayah NKRI

  • Surat keterangan pindah datang dari Disdukcapil Kabupaten/ Kota daerah asal
  • KK

D. Penerbitan E-KTP karena pindah datang bagi penduduk WNI yang datang dari luar wilayah NKRI

  • Surat keterangan pindah dari Perwakilan Republik Indonesia
  • KK

E. Penerbitan E-KTP karena perubahan data bagi penduduk WNI dan penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap

  • KK
  • E-KTP lama
  • Kartu izin tinggal tetap
  • Surat keterangan/ bukti perubahan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting

F. Penerbitan E-KTP karena perpanjangan bagi penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal tetap

  • KK
  • E-KTP
  • Dokumen perjalanan
  • Kartu izin tinggal

G. Penerbitan E-KTP karena hilang atau rusak bagi penduduk WNI atau orang asing yang memiliki izin tinggal tetap

  • Surat keterangan kehilangan dari Pihak Kepolisian
  • E-KTP yang rusak
  • KK
  • Dokumen perjalanan Republik Indonesia atau Dokumen Perjalanan
  • Kartu izin tinggal tetap

H. Perekaman dan penerbitan E-KTP baru oleh Disdukcapil Kabupaten/ Kota di luar domisili

  • Tidak melakukan perubahan data penduduk
  • KK

Catatan: Masa berlaku E-KTP bagi Warga Negara Indonesia berlaku seumur hidup.  Sesuai edaran Mendagri nomor 470/296/SJ/2016, KTP-el yang diterbitkan sejak tahun 2011 otomatis berlaku seumur hidup dan tidak perlu diganti/ diperpanjang walaupun masa berlakunya sudah habis kecuali apabila ada perubahan data, hilang atau rusak.

Sementara, masa berlaku E-KTP bagi orang asing disesuaikan dengan masa berlaku izin tinggal tetap

1.3. Penerbitan Kartu Identitas Anak

Kartu Identitas Anak (KIA) merupakan bukti diri bagi penduduk yang berumur kurang dari 17 tahun dan belum kawin.

Persyaratan:

  • Fotocopy kutipan akta kelahiran dengan menunjukan aslinya
  • KK orang tua/ Wali
  • E-KTP kedua orang tua/ wali
  • Pas photo berwarna ukuran 2 X 3 (2 lembar) bagi anak di atas usia 5 (lima) tahun

1.4. Penerbitan Surat Keterangan Kependudukan (Pindah Datang)

Prosedur dan Tata Cara Mengurus Surat Keterangan Pindah

Klasifikasi Perpindahan Penduduk WNI dan Penduduk Orang Asing dalam wilayah NKRI  

  • Dalam 1 (satu) desa
  • Antar desa dalam 1 (satu) kecamatan
  • Antar kecamatan dalam 1 (satu) kabupaten
  • Antar kabupaten dalam 1 (satu) propinsi
  • Antar propinsi

Persyaratan

  • Penerbitan surat keterangan WNI dilakukan pada Disdukcapil Kabupaten/ Kota di daerah asal dengan menunjukan Kartu Keluarga (KK)
  • Pendaftaran pindah datang bagi penduduk orang asing yang memiliki izin tinggal terbatas dengan persyaratan
  • KK
  • E-KTP
  • Dokumen perjalanan dan kartu izin tinggal tetap

Syarat dan Ketentuan Pelayanan Pencatatan Sipil

2.1. Kelahiran

Program Akta Kelahiran bagi WNI diberikan kepada mereka yang memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  • Penduduk Lampung Timur
  • Lahir di Lampung Timur atau diluar wilayah Lampung Timur

A. Pencatatan Kelahiran bagi WNI

  • Surat kelahiran Dokter/ Bidan/ Kepala Desa
  • Fotocopy Surat Nikah/ Akta Perkawinan Orangtua/ Surat Pernyataan Tanggungjawab Mutlak (SPTJM) Kebenaran sebagai Pasangan Suami Istri dengan diketahui 2 (dua) orang saksi
  • KK dan E-KTP Orangtua
  • Mengisi blangko permohonan
  • Data 2 (dua) orang saksi dengan melampirkan fotocopy E-KTP

B. Pencatatan Kelahiran WNI bagi anak yang baru lahir atau baru ditemukan dan tidak diketahui asal usulnya atau keberadaan orang tuanya harus memenuhi persyaratan berita acara dari kepolisian dan SPTMJ Kebenaran Data Kelahiran dengan 2 (dua) orang saksi.

C. Pencatatan Kelahiran bagi Orang Asing

  • Surat keterangan kelahiran
  • Dokumen perjalanan
  • E-KTP atau kartu izin tinggal tetap atau kartu izin tinggal terbatas atau visa kunjungan

D. Pencatatan Kelahiran WNI yang bertempat tinggal di luar wilayah NKRI yang sedang berkunjung di Indonesia

  • Surat keterangan kelahiran
  • Buku nikah/ kutipan akta perkawinan
  • Dokumen perjalanan RI/ Dokumen Perjalanan Orangtua, atau
  • Surat keterangan pindah luar negeri

2.2. Lahir Mati

Persyaratan:

  • Surat keterangan lahir mati, atau
  • Pernyataan dari orangtua kandung atau wali bagi yang tidak memiliki surat keterangan lahir mati

2.3. Pencatatan Perkawinan

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang prian dengan seorang wanita sebagai suami istri berdasarkan ketentuan Perundang-undangan. Perkawinan yang dicatatkan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yaitu bagi penganut agama Non Muslim yang sudah melaksanakan perkawinan dihadapan pemuka agama masing-masing.

A. Pencatatan perkawinan penduduk WNI di wilayah NKRI

  • Surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari pemuka agama atau penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Pas photo berwarna suami istri berdampingan ukuran 4 X 6 sebanyak 6 (enam) lembar
  • Fotocopy E-KTP suami dan istri
  • Fotocopy KK suami dan istri
  • Bagi janda dan duda karena cerai mati melampirkan akta kematian pasangannya
  • Bagi janda atau duda karena cerai hidup melampirkan akta perceraian

B. Pencatatan perkainan orang asing di wilayah NKRI

  • Surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari pemuka agama atau penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Pas photo berwarna suami istri berdampingan
  • Dokumen perjalanan
  • Surat keterangan tempat tinggal bagi pemegang izin tinggal terbatas
  • KK dan E-KTP
  • Izin dari negara atau perwakilan negaranya

2.4. Pencatatan Pembatalan Perkawinan

Persyaratan:

  • Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
  • Kutipan akta perkawinan
  • KK
  • E-KTP

2.5. Pencatatan Perceraian

Persyaratan:

  • Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
  • Kutipan akta perkawinan
  • KK dan E-KTP

Dalam hal pemohon tidak dapat menyerahkan kutipan akta perkawinan maka pemohon membuat surat pernyataan yang menyatakan kutipan akta perkawinan tidak dimiliki dengan alasan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan

2.6. Pencatatan Pembatalan Perceraian

Persyaratan:

  • Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap
  • Kutipan akta perceraian
  • KK
  • E-KTP

2.7. Pencatatan Kematian

Persyaratan:

A. Surat Kematian

  • Dari dokter atau kepala desa
  • Dari kepolisian bagi kematian sesorang yang tidak jelas identitasnya
  • Salinan penetapan pengadilan bagi seseorang yang tidak jelas keberadaannya karena hilang atau mati tetapi tidak ditemukan jenazahnya
  • Surat pernyataan kematian dari maskapai penerbangan bagi seseorang yang tidak jelas keberadaannya karena hilang atau mati tetapi tidak ditemukan jenazahnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan
  • Surat keterangan kematian dari perwakilan Republik Indonesia bagi penduduk yang kematiannya di luar wilayah NKRI

 B. Dokumen perjalanan Republik Indonesia bagi WNI bukan penduduk atau dokumen perjalanan bagi orang asing

2.8. Pencatatan Pengangkatan Anak

Pengangkatan anak adalah pengangkatan seorang anak untuk dijadikan sebagai anak sendiri, berdasarkan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati bersama dan sah menurut hukum yang berlaku pada masyarakat yang bersangkutan

Pesyaratan:

  • Salinan penetapan pengadilan
  • Kutipan akta kelahiran anak
  • KK orang tua angkat
  • KTP
  • Dokumen perjalanan bagi orang tua angkat orang asing

2.9. Pencatatan Pengakuan Anak

Pengakuan anak adalah pengakuan seorang ayah terhadap anaknya yang lahir dari perkawinan yang telah sah menurut hukum agama dan disetujui oleh ibu kandung anak tersebut dan ditungankan dalam surat pernyataan.

Persyaratan:

  • Surat pernyataan pengakuan anak dari ayah biologis yang disetujui oleh ibu kandung atau penetapan pengadilan
  • Surat keterangan telah terjadinya perkawinan dari pemuka agama atau penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  • Kutipan akta kelahiran anak
  • KK ayah atau ibu
  • E-KTP
  • Dokumen perjalanan bagi ibu kandung orang asing

Pencataan pengakuan anak penduduk di wilayah NKRI yang dilahirkan di luar perkawinan yang sah menurut hukum agama atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dilakukan berdasarkan penetapan pengadilan.

Pencatatan pengakuan anak dilakukan dengan membuat catatan pinggir pada register akta kelahiran maupun pada kutipan akta kelahiran dan atau mencatat pada register akta pengakuan anak dan menerbitkan kutipan akta pengkuan anak

2.10. Pencatatan Pengesahan Anak

Pengesahan anak yaitu pengesahan status seorang anak yang lahir dari perkawinan yang telah sah menurut hukum agama pada saat pencatatan perkawinan dari kedua orang tua anak tersebut telah sah menurut hukum negara.

Persyaratan:

  • Kutipan akta kelahiran
  • Kutipan akta perkawinan yang menerangkan terjadinya peristiwa perkawinan agama atau kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa terjadi sebelum kelahiran anak
  • KK dan E-KTP orangtua
  • Dokumen perjalanan bagi ayah atau ibu asing

2.11. Pencatatan Perubahan Nama

Persyaratan:

  • Salinan penetapan pengadilan negeri
  • Kutipan akta pencatatan sipil
  • KK
  • E-KTP
  • Dokumen perjalanan bagi orang asing

2.12. Pencatatan Perubahan Status Kewarganegaraan

Pencatatan perubahan kewarganegaraan dilakukan berdasarkan laporan instansi terkait maupun dari penduduk yang telah berubah status kewarganegaraan dari WNA ke WNI maupun WNI ke WNA dan telah mempunyai keputusan/ penetapan perubahan status kewarganegaraan dari instansi yang berwenang

Persyaratan:

  • Petikan keputusan status pewarganegaraan dan berita acara pengucapan sumpah atau pernyataan janji setia atau petikan keputusan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum tentang perubahan status kewarganegaraan
  • Kutipan akta pencatatan sipil
  • KK
  • E-KTP
  • Dokumen perjalanan

2.13. Pencatatan Pembetulan Akta Pencatatan Sipil

Pembetulan akta pencatatan sipil karena kesalahan tulis redaksional yang telah diserahkan kepada pemegang, dilakukan setelah menyerahkan dokumen autentik yang menjadi persyaratan penerbitan akta pencatatan sipil dan kutipan akta dimana terdapat kesalahan tulis redaksional

2.14. Pembatalan Akta Pencatatan Sipil

Persyaratan:

  • Salinan putusan pengadilan yang telah mempunyai hukum tetap
  • Kutipan akta pencatatan sipil yang dibatalkan
  • KK
  • E-KTP